Sejenak Tadi

yang ku tak tahu apa yang terjadi
sejenak tadi; di luar sudah kering
sediakala

ku tak tahu hujan memanggil lewat
gemuruh genting, hanya sejuk
menyelinap pada celah-celah
yang ternyata memang
kuhiraukan

sedemikian rupa, memaksa masuk ke
alam gelap lalu meledakkan kembang
api menyala-
nyalakan kenangan atau
harapan

yang ku tahu apa yang terjadi
sejenak tadi; di dalam menyisakan tanda:
hujan pernah datang

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s